4321 x Dilihat
Pengelolaan Arus Mudik Berjalan Baik, Menhub Dudy Ungkap Tidak Terjadi Kepadatan Berarti di Pelabuhan Merak
Merak - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa pengelolaan arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten, sudah berjalan dengan baik dan terkendali. Alhasil, tidak terjadi kepadatan atau kemacetan yang berarti, meski jumlah kendaraan yang melintas mengalami lonjakan cukup tinggi sejak beberapa hari lalu.
“Sejak H-10 kemarin sudah terjadi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan yang cukup tinggi di Pelabuhan Merak. Akan tetapi berkat koordinasi dan kolaborasi yang baik dengan semua stakeholder serta pengelolaan arus lalu lintas yang tepat, maka seperti yang kita lihat hari ini, arus lalu lintas terlihat lengang dari dan menuju pelabuhan,” ujar Menhub Dudy di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (26/3).
Menhub Dudy menjelaskan kondisi Pelabuhan Merak yang demikian menunjukkan bahwa telah terjadi tren pergeseran hari mudik pada sebagian segmen masyarakat. Ada masyarakat yang memilih untuk mudik lebih awal. Sementara itu, pergerakan truk yang terkendali juga membuktikan bahwa SKB tiga instansi yang dikeluarkan benar-benar sangat efektif.
Menhub Dudy juga menyampaikan kendati saat ini kondisi lalu lintas di Pelabuhan Merak aman terkendali, dirinya tetap meminta seluruh stakeholder untuk mengantisipasi lonjakan yang mungkin saja terjadi beberapa hari ke depan. Pasalnya, menurut prediksi pihak PT. ASDP, malam nanti hingga H-3 Lebaran masih akan terjadi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan yang signifikan.
Berdasarkan data yang dihimpun PT. ASDP dari tanggal 21 - 25 Maret 2025, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara, menuju Pulau Sumatera mencapai angka 60.452 unit, naik 21 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu pada periode yang sama, di mana angkanya 50.056 unit. Sedangkan jumlah penumpang mencapai 264.174 orang, naik 30 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu pada periode yang sama, di mana angkanya 203.774 orang.
Sebaliknya, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, menuju Pulau Jawa sejak 21 - 25 Maret 2025 mencapai angka 39.075 unit, naik 9 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu pada periode yang sama, di mana angkanya 35.839 unit. Sedangkan jumlah penumpang mencapai 186.132 orang, naik 20 persen dibanding angkutan Lebaran tahun lalu pada periode yang sama, di mana angkanya mencapai 154.580 orang.
Menhub Dudy mengimbau masyarakat agar memanfaatkan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan Pemerintah seperti WFA hingga diskon tarif tol untuk berangkat mudik lebih awal. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran di perjalanan.
Selain itu, Menhub Dudy juga mengapresiasi pihak PT. ASDP yang telah menyelesaikan perbaikan Dermaga 6 secara cepat, dalam waktu enam hari. Dermaga ini sempat mengalami insiden pada 17 Maret 2025 lalu. “Dengan selesainya perbaikan, maka sejak malam kemarin dermaga ini sudah bisa beroperasi kembali,” terangnya.
Menhub Dudy mengapresiasi seluruh stakeholder, baik lintas kementerian, TNI, Polri, BUMN, dan pihak terkait lainnya atas kerja sama dalam menyukseskan angkutan Lebaran 2025. Ia berjanji akan terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan keselamatan pemudik dan kelancaran arus lalu lintas.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik. Kami berharap, semoga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman, serta yang paling penting bisa kembali ke daerah asal dengan selamat,” pungkas Menhub Dudy.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menuturkan bahwa seluruh stakeholder telah bersinergi dengan baik pada angkutan Lebaran tahun ini. Ia berharap semoga apa yang sudah dilakukan dapat membuahkan hasil yang memuaskan.
“Terima kasih untuk kerja keras semua pihak. Semoga pelayanan tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” jelas Menko Pratikno.
Turut hadir dalam kesempatan ini Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, dan Dirut PT. ASDP Heru Widodo.(OB/HH/GT/BRD)